Naimah's Blog

all about my life

Cerita Cinta Dari Mereka 11

Kita bersama, itu janji kita.
Kita selamanya, itu harapan kita.
Melewati waktu, menahan amarah, membuang keegoisan, menyamakan alasan dan menyatukan perbedaan.
Kita berusaha untuk bersama selamanya. Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Cerita Cinta Dari Mereka 1

Mereka bilang kita serasi, tapi kita hanya berteman.
Mereka bilang kita saling mengagumi, tapi kita merasa nyaman berteman.
Mereka bilang kita sama2 menyukai, tapi kita merasa biasa saja.
Mereka bilang kita tak menyadari akan rasa cinta masing-masing, tapi kita tetap bersikukuh bahwa kita bersahabat.
Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Dibalik itu…

Hohoooo!
Super Show 5 Indonesia sudah berakhiiirr!!!
Tapi aku ngepost ini bukan karena mau update tentang liputan SS5 Ina nya, secara aku gak nonton *nangis*
Read the rest of this entry »

1 Comment »

Hidup itu ‘Realistis’

Lama banget saya gak update ini blog *sapu-sapu debu*
Hai readers saya yang seadanya (?) Apa kabar kalian beberapa bulan ini?
Saya? Keadaan saya ‘fluktuatif’ (bahasanya booo~)
Oke, entah mengapa ilham mengampiri saya beberapa hari ini, padahal masih agak males buat nulis (gak dapat mood).
Tapi bahasan kali ini kayaknya agak sedikit seru (menurut sudut pandang saya).
Hehe,
Chekidot deh.

Read the rest of this entry »

2 Comments »

Happy Mother’s Day!!!

Happy mother’s day for mom in Indonesia ^^

Yup, hari ini tanggal 22 Desember 2012 adalah hari Ibu Nasional di Indonesia. Dan hari ini saya diberi kesempatan mengucapkan langsung ke Mama. Di kamar Mama, saya langsung memeluk Mama dan membisikkan selamat hari ibu, Mama balas sebentar pelukan saya lalu melepaskannya. Mama memang pemalu kalau ada anakknya mengungkapkan sesuatu ke dia *takut terharu gitu* πŸ˜€

Setelah itu, kami larut dalam pembicaraan yang pribadi dan cukup mengharukan. Dan saya mengakhiri pembicaraan itu dengan mengucapkan β€œMama gak usah khawatir, biar Allah yang menjaga kami.” Saya pun langsung berlalu sambil meneteskan air mata setelah mengucapkan itu. Tanpa dilihat Mama.

Saya kembali meneteskan air mata, tatkala mengingat usaha Mama dan Abah untuk membesarkan kami (saya dan adik saya). Bagaimana lelahnya Mama dan Abah mencari nafkah untuk membesarkan dan menyekolahkan kami, bagaimana marahnya Mama apabila kami anak-anak mereka melakukan kesalahan. Bagaimana bangganya Mama dan Abah ketika melihat saya lulus sarjana. Bagaimana bahagianya mereka melihat adik saya selalu berprestasi disekolahnya.

Sebagai anak, saya memikirkan apa yang sudah saya berikan ke Mama dan Abah? Saya hanya menjadi anak yang baik bagi mereka, dan itu yang mereka inginkan. Mereka hanya ingin saya dan adik menjadi anak yang Taat Agama dan patuh kepada orang tua. Tidak lebih. Itu yang selalu saya ingat.

Mama dan Abah tidak membesarkan kami dengan uang tapi dengan kasih sayang.

Mama dan Abah tidak membesarkan kami dengan kemanjaan, tapi kedisiplinan.

Mama dan Abah tidak menginginkan kami menjadi anak yang kaya raya, berjabatan tinggi, atau terkenal. Mereka hanya menginginkan kami menjadi anak mereka yang patuh kepada mereka dan mendengarkan kata-kata mereka.

Dan saya ingin membahagiakan mereka dengan cara yang sederhana pula, menjadi anak mereka yang baik.

Izinkan ya Allah. Amiin.

Berkahi keluarga kami yaa Rabb.

Kumpulkan kami nanti di Surga terindah-Mu. Amiiin.

Selamat hari Ibu, Ma.

Dan buat abah terimakasih sudah jadi pahlawan terhebat dihidup kami.

We love you Ma, Bah :’)

Anak Sulung kalian,

Naimah Zuraida

Leave a comment »

Why are U wearing ‘Hijab’?

Seperti judulnya, yaah saya memang mau bahas tentang jilbab, kerudung atau sekarang lebih terkenal dengan hijab.
Sepengetahuan saya 3 kata (jilbab, kerudung dan hijab) itu memiliki arti yang bereda. Tapi disini saya gak bakal menjelaskan arti 3 kata tersebut. Karena sudah banyak ditulisan-tulisan lain πŸ™‚
Yang saya ingin share adalah pengalan saya memakai penutup kepala ini.
Sekarang wanita berjilbab sangat banyak *Alhamdulillah* khususnya di daerah saya. Sudah banyak wanita-wanita mulai mengenakan dan mengamalkannya. Saya pun memakai jilbab sudah sangat lama.
Beberapa orang sering bertanya “sejak kapan pakai jilbab”, dan saya pun menjawab, “sejak kecil sudah dipakaikan mama jilbab.”
Juga ada beberapa orang bertanya “kenapa kamu memakai jilbab?” jawaban saya dulu waktu kecil begini, “disuruh mama.” tapi setelah remaja saya pun sudah merubah jawaban saya, “sudah jadi kewajiban wanita memakai jilbab, perintah Allah.”
Saya mulai memakai jilbab awalnya memang karena mama yang memakaikan dan untuk itu saya menjawab disuruh mama. Saya pun memakainya sejak sekolah dasar, karena sekolah saya sekolah Islam jadi memang wajib memakai jilbab. Tapi tidak hanya disekolah, mau jalanpun saya memakai jilbab.
Pernah sekali saat masih kelas 1 SMP (MTS) *zaman labil* saya diajak jalan oleh teman-teman saya. Saya sudah siap dengan jilbab saya, tapi ternyata teman yang lain gak pakai jilbab. Saya pun tetap memakai jilbab saya tapi sampai di tengah jalan teman-teman saya menyuruh melepas jilbab, saya pun menolak. Tapi teman-teman terus memaksa sampai akhirnya saya melepas jilbab saya. Selama kami jalan-jalan saya selalu gelisah, entah kenapa gak enak karena tidak ada penutup kepala. Sampai di rumah saya benar-benar menyesal, nangis dan berjanji gak bakalan melepas jilbab lagi kalau mau keman-mana.
Saya terbiasa dengan jilbab karena saya merasa terlindungi olehnya dan merasa terhormat dg memakainya.
Walau keimanan saya masih fluktuatif tapi setidaknya dengan berjilbab saya termotivasi untuk menjadi lebih baik.
Saya selalu senang melihat wanita yang berjilbab, cantik dan bercahaya. Itu yang selalu saya lihat dari mereka yang tulus dan ikhlas memakai jilbab.
Tapi disisi lain, ada perasaan kecewa dan sedih kalau melihat sesama wanita memakai jilbab hanya ikut-ikutan tren dan akhirnya terlepas lagi.
Kadang juga ada perasaan marah ketika mereka bilang “belum siap berjilbab, kelakuan masih belum benar.”, atau “mau jilbabin hati dulu. Mau memperbaiki hati dulu baru benar-benar berjilbab.” sampai kapan? Sampai kapan kalian siap? Sampai kapan kalian mau mempebaiki hati? Kalau perintah Allah saja masih dipikir-pikir.
Allah membuat aturan pasti itu yang terbaik. Memakai jilbab bisa menjadi pengingat untuk kita (saya khususnya) untuk menjaga dan membatasi diri, memakai jilbab bisa membuat lebih baik, bukan menjadi lebih baik dulu baru berjilbab.
Saya biasanya hanya bilang dan berdo’a “mungkin mereka belum dapat hidayah untuk memakai jilbab, tapi semoga Allah berkenan memberi mereka hidayah untuk.secepatnya berjilbab.”
Dengan tulisan ini saya tidak ingin men judge siapa-siapa, karena saya juga masih banyak kekurangan dan jauh dari kata sempurna ibadahnya. Saya hanya ingin sharing dan mengungkapkan apa yang ingin saya sampaikan. Semoga dengan tulisan ini akan ada yang terketuk hatinya. Amiiin πŸ™‚

Ps: mungkin nanti akan saya tambahkan dengan beberapa dalil tenyang ‘hijab’.

With love,

Nae~

Leave a comment »

Dipenghujung Ramadhan

Hari ini, 18 Agustus 2012, pada detik2 terakhir menjelang 19 Agustus 2012 atau 1 Syawal 1433 H. dimana seluruh umat Muslim diseluruh dunia merayakan hari kemenangan setelah berpuasa 1 bulan penuh.

Suatu peristiwa pun ku alami malam hari ini.
Setelah sholat Isya berjamaah berdua dengan mama, aku tiba-tiba bersujud dikaki mama. Menangis, memohon ampun atas semua kesalahan yang pernah ku perbuat yang mungkin menyakiti hatinya.
Aku terus menangis dalam dekapannya sembari mama membelai punggungku.
Entah kenapa, saat itu aku merasa sangat tenang, nyaman, menangis dipeluknya dan mendapatkan ridhonya :’)
Aku bilang “ma, aa mohon ampun, masih belum bisa memberikan apa-apa ke mama.” sambil terisak.
Dan mamapun dengan suara tenangnya menjawab, “kada (tidak) apa-apa, mama kada meminta apa-apa dari aa. Hanya dengan aa taat kepada Allah dan taat kepada mama abah itu sudah cukup.”
Subhanallah, aku kembali terisak dalam sujudku di kakinya.
Beliau hanya ingin aku menjadi anak yang taat, tidak lebih.
Semoga dipenghujung Ramadhan ini, aku bisa menjadi anak yang lebih bail dan lebih taat kepada Allah dan kedua orang tuaku.
Ridhoi hamba dan niat hamba yaa Rabb..
Amiiin πŸ™‚

Leave a comment »

‘No Title’

Hanya Tuhan yang mengetahui perasaan ini, apa yang ada di dasar hati paling terdalam.
Ketika Tuhan menahan dirimu agar tetap menjaganya tanpa harus menunjukkannya, apakah kau sanggup untuk tetap menyimpannya?
Apakah kau saggup merasakan sakit ketika rasa itu tak berbalas,
Ataukah kau ingat untuk bersyukur ketika perasaan itu menemukan tempatnya yang tepat?
Ketika Tuhan masih menyembunyikan hal yang terbaik untukmu,
Apakah kau masih bisa sabar untuk menantinya.
Dan ketika sesuatu itu hadir namun tak sesuai dengan keinginanmu, apakah kau bisa ikhlas menerimanya?
God, will give you all the best for your life.
Everything. Yang mungkin tak kau kira sebelumnya.
Nae~

Leave a comment »

Super Junior – Sexy, Free & (not) Single!

Entah kenapa subuh tadi ketika nonton Strong Heart episode yang Super Junior jadi bintang tamu saya jadi kepikiran untuk nge post tulisan ini.

Semua ELF seluruh dunia tau, bahkan mungkin yang bukan ELF pun tau kalau Super Junior baru saja comeback dengan 6 Jib yang ber title β€˜SEXY, FREE & SINGLE’ judulnya mengundang kontroversi bagi otak saya setelah saya mempunyai hidayah (?) untuk menulis ini. But, ini Cuma buat joke2 aja yah~ :p

Ja~ judul 6jib Suju kan Sexy Free & Single, sesuai banget sama komponen member Suju. Kita kupas satu-satu πŸ˜€ Read the rest of this entry »

Leave a comment »

Teaser Of Super Junior 6jib! ‘Sexy, Free & Single’

lalala~ yeyeye!

Finally 6jibyang dinanti ELF sejagat raya akan hadiir! πŸ˜€

well, beberapa hari yang lalu udah ada beberapa teaser foto 10 member Super Junior. Walau gak ada Heechul Oppa, tapi Kangin Oppa yang baru keluar dari wamil juga ikut bergabung. Gak Sabar deh 6jib sampai rumah. hehe~

sudah siap untuk nyisihin uang buat beli 6jib πŸ˜€

oke deh daripada banyak bacot mending cekidot untuk Teaser foto oppadeul :* Read the rest of this entry »

4 Comments »