Naimah's Blog

all about my life

Abah, The One and Only

on June 18, 2012

Abah, atau sebagian orang menggunakan kata ‘Ayah, Papa, Bapak’ atau yg lainnya tapi tetap satu kata itu mengekspresikan seseorang yang menjadi pelindung, pekerja keras, penjaga, pendidik bagi anak-anaknya.

Seorang Abah bagi saya adalah orang yang mungkin bisa dikatakan cuek tapi tegas, disiplin, mendidik bukan memanjakan, pengajar dan pembimbing. Abah, selalu menjadi Imam untuk keluarga kecil kami. Abah, yang selalu mengambil rapor atau hasil sekolah kami (aku dan adik), abah yang selalu paling tegas dan marah kalau kami berbuat kesalahan, abah yang selalu menjadi orang pertama yang menyuruh kami ke dokter kalau sudah mengeluh sakit, abah yang selalu mengantar kami (kalau kami gak bisa bawa motor sendiri kemana2), abah yang selalu ditelpon pertama kali kalau kami kenapa2 (kemirisan ban, mogok atau yang lainnya).

Abah, sosok sederhana yang sudah menjalani pahit getir kehidupannya selama 52 tahun itu menjadi seorang abah teladan bagi kami. Sebagai seorang Guru, Dosen dan Karyawan abah sudah sangat mengerti watak orang (walau abah bukan psikolog) tapi hiduplah yang membuatnya banyak mempelajari seseorang.

Abah, seseorang yang tak pernah mengeluh dengan kesehatannya, atau dengan masalah pekerjaannya. Prinsip abah ‘Kalau sakit, jangan dibiarkan, langsung minum obat, dan harus makan. Kalau sakit ditambah gak makan, yaa makin sakit‘, atau prinsipnya yang satu ini ‘Kalau punya masalah diluar rumah jangan pernah dibawa ke rumah, rumah itu tempat mengistirahatkan fisik, mental dan pikiran.’

Dan sekarang, ketika abah tidak sesehat dan sekuat dulu, dia tetap menjadi Abah kami, Imam kami, Guru kami, dan teladan bagi kami.

Abah, izinkan aa sebagai anak sulung meringankan beban, tugas dan tanggung jawabmu.

Abah, tunggu dan lihat sampai aa bisa membuatmu bangga kembali dengan kesuksesan dan kebahagiaan yang aa dapatkan.

yaa Allah, izinkan abah melihat kami anak-anaknya bisa memberikan sesuatu yang berharga dan kebahagian untuknya. Sukseskan kami dan lindungi kami selalu.

Amin.

Naimah Zuraida, SE binti Drs. H. Asmara Saibi

Senin, 18 Juni 2012

 


2 responses to “Abah, The One and Only

  1. amahrifa says:

    ini dia tulisannya😀

    Semoga kita diberi kesempatan membahagiakan kedua orang tua, amiin😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: